Kamis, 04 April 2013




          KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmad dan karuniaNya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan laporan praktikum Ekologi Perairan dengan judul PLANKTON tepat pada waktu nya. Penyusunan laporan ini dimaksudkan sebagai tugas dan pertanggung jawaban terhadap Dosen dan Asisten Dosen mata kuliah Ekologi Perairan atas pelaksanaan praktikum yang telah dilakukan sebelumnya, selain itu juga sebagai wujud pembelajaran dan menambah pengetahuan tentang yang berkaitan dengan Ekologi Perairan. Sebagai tahap pembelajaran dalam penyusunan laporan ini mungkin ada terdapat kekurangan, oleh karena itu semua bentuk kritik dan saran sangat saya harapkan, semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pembaca.
                                                                                       Pekanbaru, 3 April 2013

                                                                                                      Rinaldi
                                                                               
                                                                                 

DAFTAR ISI
 

Isi                                                                                                                      Halaman
KATA PENGANTAR...........................................................................................     i
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii
DAFTAR TABEL.................................................................................................... iii
LAMPIRAN.............................................................................................................. iv
I.          PENDAHULUAN............................................................................................... 1 
1.    1. Latar Belakang............................................................................................. 1
2.   2. Tinjauan Dan Manfaat.................................................................................. 1
II.       TINJAUAN PUSTAKA..................................................................................... 2
III.    BAHAN DAN METODE...................................................................... ............ 3
3. 1. Waktu Dan Tempat.......................................................................... ............ 3
3. 2. Bahan Dan Alat................................................................................ ............ 3
3. 3. Metode Praktikum............................................................................ ............ 3
3. 4. Prosedur praktikum....................................................................................... 3
IV.    HASIL DAN PEMBAHASAN............................................................. ............ 5
4. 1. Hasil................................................................................................. ............ 5
4. 2. Pembahasan...................................................................................... ............ 7
V.       KESIMPULAN DAN SARAN............................................................. ............ 9
5. 1. Kesimpulan....................................................................................... ............ 9
5. 2. Saran................................................................................................. ............ 9
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
DAFTAR TABEL

Tabel                                                                                                                  Halaman
1.      menentukan nilai kelimpahan Plankton....................................................                5
2.      keanekaragaman jenis...............................................................................                5
3.      indeks dominasi jenis (C’)........................................................................                6
4.      indeks keseragaman jenis organism plankton...........................................                6
5.      Pembagian Plankton Berdasarkan Ukurannya.........................................                8                  








  













I.      PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang
Air merupakan sumber kehidupan terbesar di dunia karena tanpa ada air mahluk hidup baik itu manusia, hewan, dan tumbuhan tidak akan bisa hidup, bahkan di dalam air terdapan produsen utama sebagai sumber kehidupan yakni Plankton. Untuk menjaga kondisi oganisme tersebut maka kondisi perairan perlu dijaga keadaannya agar organisme perairan konsumennya mendapat makanan dengan baik.
1.2.      Tujuan Dan Manfaat
Adapun tujuan dilakukan Praktikum Ekologi Perairan ini untuk mengetahui jenis Plankton di perairan waduk dan untuk mengetahui kelimpahan, keseragaman, keanekaragaman dan dominasi Plankton.
1.3.      Manfaat
Mengerti cara pengukuran dan jumlah kelimpahan Plankton yang baik yang mana sebelumnya hanya sebagian yang baru pernah dilaksanakan dan bisa mengembangkan dalam kegiatan selanjutnya.








 

II.  TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Sachlan (1980) plankron adalah jasad – jasad renik yang melayang–layang di air, yang pergerakannya selalu mengikuti arus. Plankton ini dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu fitoplankton dan zooplankton.
Siagaan (2001) menjelaskan bahwa Phytoplankton merupakaan tumbuhan air yang sangat kecil yang terdiri dari beberapa kelas yang sangat tergantung pada cahaya matahari terdapat pada permukaan air sampai kedalaman penetrasi cahaya matahari. Dan Phytoplankton ini merupakan produsen utama, zat-zat organik yang komplek dari bahan-bahan organik dan dari bahan anorganik yang sederhana melalui proses fotosintesis.
Odum (1993) Phytoplankton merupakan makanan bagi zooplankton dan hewan lainnya, sehinga dalam rantai makanan yang paling pokok tersedia secara alami. Phytoplankton memanfaatkan garam – garam organic, kabondioksida, air dan cahaya matahari untuk memproduksi makanannya, kemudian zooplankton atau hewan – hewan lainnya memakan phytoplankton, sehingga dalam rantai makanan phytoplankton merupakan makanan yang paling pokok tersedia secara alami.
Arinardi (1976) zooplankton berperan sebagai konsumen primer merupakan penghubung rantai makanan antara phytoplankton dan konsumen lainnya. Atau dapat dikatakan phytoplankton merupakan makanan sebagian besar organisme akuatik seperti ikan, udang, moluska dan sebagainya. Kelimpahan dan produktifitas plankton sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan perairan. Kondisi lingkungan yang baik akan mendukung kelimpahan dan produktifitas primer plankton.
 

III.           BAHAN DAN METODE

3.1.       Waktu dan Tempat
Praktikum Ekologi Perairan dilakukan pada tanggal 28 Maret 2013, jam 13.10-15.10 WIB di Laboratorium Ekologi Perairan Jurusan, Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan Universitas Riau Pekanbaru.
3.2.       Bahan dan Alat
Adapun peralatan yang digunakan dalam Praktikum ini yaitu paralon, ember, planktonet, cawan petri disc dan bahan berupa sampel plankton yang diambil dari waduk. Dapat di lihat pada lampiran 1.
3.3.       Metode Praktikum
Praktikum dilakukan pengamatan secara langsung di lapangan tempat pengambilan sampel dan di laboratorium.
3.4.       Prosedur
Adapun prosedur untuk praktikum plankton adalah :
1.    Rangkailah mulut plankton net ( yang berbentuk kerucut ) dengan silinder penampung air sampel.
2.    Pasangkan penyumbat pada silinder penampung.
3.    Air dapat disaring melalui mulut plankton net, volume air yang akan disaring diambil dengan ember sebanyak lima ember.
4.    Dengan membuka penyumbat silinder tampunglah penampung silinder tampunglah sampel plankton kedalam botol kecil.
5.    Amati air yang di botol tad dengan mikroskop, kemudian gambarkan plankton yang terlihat dan identifikasi.





















IV.           HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1.       Hasil Praktikum
4.1.1.       Analisis parameter BIO-INDIKATOR Plankton
Adapun data hasil analisis plankton di waduk FAPERIKA UNRI yang diperoleh dari kegiatan praktikum yaitu seperti pada table 1. di bawah ini:
Table 1. menentukan nilai kelimpahan Plankton
No
Jenis yang ditemukan
Jumlah ditemukan
(individu)
Nilai kelimpahan ind/L
1
Demidracae
9
450
2
Asterionella Formosa
3
150
3
Raphydium polymorpum
10
500
4
Ancistrodermus Sp
2
100
Total
24
1.200
Sumber: Data primer waduk FAPERIKA UNRI 2013
Table 2. keanekaragaman jenis
No
Nama jenis
Kelimpahan (ni)
Pi=ni/N
Log pi
Log 2pi
Pi log2 pi
1
Demidracae
450
0,375
- 0,426
-1,411
-0,529
2
Asterionella Sp
150
0,125
-0,903
-2,999
-0,374
3
Raphydium Sp
500
0,417
-0,379
-1,259
-0,525
4
Ancistrodermus
100
0,083
-1,080
-3,587
-0,297
Total
N= 1.200



 H= -1725
Nilai indeks (H’)= 1,725
Table 3. indeks dominasi jenis (C’)
No
Nama jenis
Kelimpahan (ni)
(ni/N)=pi
(ni/N)2=pi2
1
 Demidracae
450
0, 375
 0,140
2
 Asterionella Sp
150
0, 125
 0,015
3
 Raphydium Sp
500
0, 417
 0,173
4
 Ancistrodermus
100
0, 083
 0,06
Total
N= 1.200
1
 0,334
Maka nilai indeks C’= 0, 334
Table 4. indeks keseragaman jenis organism plankton
No
Nama jenis
1
Demidracae
2
Asterionella Sp
3
Raphydium Sp
4
Ancistrodermus
Total
4 jenis
Menggunakan rumus :
E=       H’        =  H’
H’ maks      Log2 s
Nilai H’= 1,725
Nilai s = 4, maka log s = 0, 602
Maka nilai indeks keseragaman jenis (E) = 1,725⁄1,99 = 0,862
           

4.2.      Pembahasan
Untuk mencari kelimpahan plankton dengan metode sapuan menurut APHA,AWWA,WEF adalah N=Z.X/Y.1/V dan indeks keanekaragaman jenis berarti sebaran individu sedang,keanekaragaman sedang tidak terlalu tercemar. Pada indeks dominasi 0,3 nilai tersebut mendekati mendekati satu dimana ada jenis yang dominan muncul di perairan sedangkan hasil pengamatan pada indeks jenis organisme menurut Pilou dalam dalam krebs keanekaragamannya rendan dengan ukuran tidak merata bererti lingkungan perairan mengalami gangguan.
Dalam sampling phythoplankton terbaik dilakukan pada sore hari antaa pukul 13.00 dan 15.00 WIB. Sedang kan untuk sampling zooplankton dilakkan pada malam hari beberapa jam setelah peledakan populasi phytoplankton.







Margalef dan Dussart  dalam IPB (1992) membuat penggolongan klasifikasi plankton atas berdasarkan ukurannya, diantaranya yaitu:
Table 5. Pembagian Plankton Berdasarkan Ukurannya.
Klasifikasi
Margalef (plankton air tawar)
Dussart (plankton air laut)
Ultraplankton
<5 u
-
Ultrananoplankton
-
<2 u
Nanoplankton
5-50 u
2-20 u
Mikroplankton
50-500u
20-200 u
Mesoplankton
500-1000 u
200-2000 u
Makroplankton
>1000 u
-
Megaloplankton
-
>2000  u
Plankton mempunyai masa aktif yang mirip dengan organisme tingkat tinggi dimana untuk phytholankton akan terdapat dalam jumlah besar pada siang hari dan zooplankton pada malam hari.
Dalam pengambilan contoh plankton dapat dilakukan dengan 3 cara, yang pada umumnya dilakukan dengan teknik: menggunakan botol (water sampler), pompa dan jaring.

V.          KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.       Kesimpulan
Penyebaran individu plankton di waduk tidak merata sehingga keseragamannya rendah, dan hasil nilai indeks domidasi mendekati satu bearti ada jenis plankton lain yang mendominasi di perairan waduk ini, keseragaman organisme nya pun tidak terjadi persaingan yang bearti.,
Penyebaran individu Benthos sedang , keseragamannya sedang, organism benthos dalam keadaan seimbang bearti tidak terjadi persaingan dalam persaingan.
5.2.       Saran
Sebaiknya dalam menganalisis kelimpahan Plankton ini menggunakan waktu yang agak lama agar dapat diamati dan di analisis satu per satu dengan baik dan tidak hanya sebagian orang saja yang dapat melihat atau mengamati secara langsung terhadap organisme tersebut.